Knowledge
Knowing Your Risk Profile

(Vibiznews - Wealth Plan) Sekarang ini banyak kesempatan berinvestasi dalam berbagai macam jenis instrumen dengan penawaran yang lebih menonjolkan tingkat hasil imbal balik atau return atau keuntungan yang tinggi dibandingkan dengan informasi mengenai risiko produk atau instrumen tersebut. Apakah benar penawaran investasi yang hanya memberikan return saja tanpa informasi mengenai risiko?

Mengingatkan kembali mengenai pengertian risiko adalah peristiwa atau kejadian dikemudian hari yang berhubungan dengan nilai aktiva atau asset yang kita miliki yang dapat menyebabkan penurunan dari nilai aktiva/kekayaan bahkan mungkin tidak hanya penurunan nilai aktiva, tetapi dapat menjadi nihil (nol) atau tidak ada nilainya lagi. Singkatnya, risiko invetasi penyimpangan hasil (return) yang diperoleh dari rencana hasil (return) yang diharapkan.

Mengapa perlu diberitahukan mengenai risiko? Karena memang tidak ada investasi yang tidak mengandung risiko. Ada risiko ada pula profil risiko? Apa yang dimaksud dengan profil risiko? Risiko invetasi adalah risiko yang dihadapi investor akan kemungkinan tidak tercapainya hasil (keuntungan) yang diharapkan. Dengan kata lain, profil risiko adalah kemampuan dan kerelaan investor untuk kehilangan sebagian atau seluruh pokok investasi demi meraih potensi imbal hasil yang lebih besar. Seorang investor yang agresif atau memiliki toleransi risiko yang tinggi mungkin berani kehilangan uangnya demi mengejar imbal hasil yang lebih tinggi. Di sisi lain, seorang investor yang konservatif cenderung akan memilih investasi yang mempertahankan pokok investasinya. Ada yang berani mengambil risiko (Aggressive – Risk Lover), ada yang kurang berani atau ragu-ragu (Moderate), ada pula yang benar-benar takut mengambil risiko (Conservative – Risk Averse)

Setiap orang memiliki profil risiko yang berbeda-beda. Mengenali profil risiko merupakan langkah awal yang penting untuk menentukan target investasi yang ingin dicapai. Berikut adalah profil risiko dan tujuan investasinya:

* Conservative – Risk Averse: Berkeinginan untuk mempertahankan modal dan penghasilan saat ini, dimana pertumbuhan investasi bukan merupakan tujuan;Cenderung untuk menghindari risiko investasi; dan memilih instrumen investasi jangka pendek.

* Moderate: Berkeinginan untuk mendapatkan penghasilan saat ini, bertujuan pada pertumbuhan investasi; cukup toleransi terhadap risiko investasi;dan memilih instrumen investasi jangka menengah.

* Aggressive–Risk Lover: tidak berkeinginan untuk mendapatkan penghasilan saat ini; bertujuan pada pertumbuhan investasi yang pesat; memiliki toleransi yang tinggi terhadap risiko investasi;dan memilih instrumen investasi jangka panjang.

Tapi saya sudah cukup lama berinvestasi, apakah masih perlu melakukan evaluasi profil risiko? Ya, tentu saja, perubahan profil risko masih dimungkinkan dimana perubahan kehidupan keuangan anda bisa mempengaruhi pilihan atau toleransi anda terhadap risiko.

Menurut Anda, apakah perubahan profil resiko seseorang itu sangat memungkinkan?. Kemungkinan menjadi Anda lebih risk taker sangat dimungkinkan, apalagi apabila Anda memiliki dana investasi yang cukup besar. Banyak para investor saham bergeser menjadi investor futures products yang lebih risky yang lebih memancing urat syarafnya. Kelompok ini masuk dalam kelompok risk taker yang saya sebut "adrenaline lover".

Oleh karena itu sekali lagi sebelum berinvestasi, pahamilah dulu profil risiko Anda. Banyak faktor yang bisa membedakan pandangan seseorang mengenai risiko, misalnya saja usia. Secara umum, bila Anda pada usia yang masih muda dan berada dalam posisi awal dalam karir, maka jangka waktu adalah teman yang baik bagi Anda, sehingga kebanyakan dari mereka lebih memilih investasi yang berpeluang memberikan tingkat pengembalian tinggi dalam jangka panjang dengan risiko yang terukur.

Banyaknya jenis investasi yang ditawarkan di pasaran mengharuskan kita memiliki kemampuan mengenali risiko sangat diperlukan. Jadi, jika ada penawaran produk atau instrumen investasi, pelajari dulu jenisnya dan bagimana profil risiko anda sendiri. Ketika kita memutuskan untuk berinvestasi sama artinya kita berani menanggung segala risiko. High risk high return, semakin tinggi hasil imbal balik suatu produk atau instrumen investasi, bisa dipastikan risikonya juga makin besar. Kenyataanya, tidak semua orang berani berinvestasi dan mengharapkan imbal hasil terlalu tinggi. Orang-orang seperti ini biasanya hanya butuh investasi yang mereka anggap mudah dan tentu saja aman. Pilihan investasinya pada produk-produk di bank seperti deposito. Jika kita tidak menyadari kemampuan keuangan belum mencukupi untuk berinvestasi pada produk atau instrumen investasi di pasar modal, lebih baik berinvestasi di instrumen yang aman-aman saja, seperti deposito. Selain itu, berinvestasi pada saham atau reksa dana diperlukan kesediaan kita mengikuti perkembangan yang terjadi.

Jangan tergesa-gesa dan mengambil risiko terlalu besar, lebih baik memiliki kecenderungan berhati-hati dan benar-benar mempertimbangkan pilihan investasi. Kita sangat diharapkan untuk mempertimbangkan apakah jenis investasi yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan pribadi, termasuk toleransi terhadap risiko, jangka waktu investasi, tujuan investasi dan kondisi finansial lainnya. Disarankan juga, pastikan sebelum berinvestasi kita sudah menyiapkan dana cadangan dalam bentuk uang tunai untuk keperluan yang tidak direncanakan. Ketidakpahaman dalam mengenal karakteristik instrumen investasi, termasuk risikonya membuat orang menjadi bingung untuk berinvestasi.

Jadi tidak ada yang perlu ditakuti dari berinvestasi. Anda dapat melakukannya dengan baik jika sudah memahami dan melakukan pengecekan terhadap profil risiko anda sendiri sebelum berinvestasi. Dengan demikian jika ada yang menawarkan berbagai jenis investasi maka dengan yakin menempatkan dana anda atau tidak karena sudah tahu apa profil risiko anda sendiri. Jangan pernah berhenti berinvestasi!...

(Bernhard Sumbayak/AS/vbn)

www.vibiznews.com

Our Link | Disclaimer | Privacy
Copyright © 2008 - 2013 Vibizconsulting.com, Powered by Jafam-ICT.com
Partners: vibizoutbound.com - lepmida.com - vibizconsulting.com - vibizmedia.com - vibiznews.com - beritadaerah.com - managedaily.co.id - visijobs.com - infobelanja.co.id - teknobiz.co.id